Langsung ke konten utama

Desa Liang Sola melaksanakan Launching posyandu Kesehatan Mental


Desa
 Liang Sola melaksanakan Launching posyandu Kesehatan Mental. Senin 30 Januari 2023 bertempat di Kantor Desa Liang Sola mengadakan kegiatan Launching Posyandu Kesehatan Mental atau Yang sering disebut ODGJ. Kepala Desa Liang Sola Adrianus Harsi dalam membuka kegiatan menyampaikan Kepada forum launching menyampaikan bahwa Kegiatan ini sebagai bentuk dimulainya perhatian dan keseriusan hadirnya Negara dalam mewujudkan masyarakat Sehat baik jasmani maupun Rohani, salah satunya adalah Perhatian bagi yang mengalami persoalan kesehatan mental atau yang sering disebut ODGJ. Data ODGJ Desa Liang Sola 7 jiwa dan 1 sedang di pasung. Berangkat dari realitas ini Kepala Desa Liang Sola, melalui Dana Desa tahun 2023 secara serius menganggarkan perhatian terhadap kondisi real warganya yang mengalami persoalan kesehatan mental. Dalam sambutannya Adrianus Harsi menyampaikan permohonan maaf kalau selama ini kelompok Rentan seperti ODGJ tidak dalam perhatian pemerintah. Dengan penuh kerendahan hati Adrianus Harsi menyampaikan banyak dari kami pemerintah yang terjebak dalam slogan slogan manis yang aplikatif nya jauh panggang dari api. Karena itu Adrianus mengharapkan Kerjasama semua pihak agar mencurahkan perhatian dan konsentrasi bagi pembangunan kesehatan mental masyarakat di Desa Liang Sola. Turut hadir dalam kesempatan Launching ini Babinkamtibmas Desa Liang Sola Ardianus Don Bosko ( Bripka NRP 78010828) . Anggota polisi Republik Indonesia yang dekat dengan masyarakat ini berterima kasih banyak kepada kepala Desa Liang Sola dan jajarannya untuk mengundang kehadiran polisi dalam kegiatan ini dan berharap agar kordinasi dan kerjasama dalam membangun kesehatan di Desa polisi selalu disertakan untuk benar benar mengalami dan merasakan perjuangan pembangunan di garis Akir katanya. Perwakilan puskesmas Waenakeng Aventinus Asman Sarjo AMD, Kep mewakili kepala Puskesmas Waenakeng menyampaikan rasa Terimah kasih banyak kepada Pemerintah Desa Liang Sola yang memiliki niat dan serius untuk memulai kegiatan posyandu Kesehatan mental bagi sahabat tersayang di desa Liang Sola. Turut hadir kordinator program kesehatan mental ( ODGJ) PKM Waenakeng Laurensius Bagus, S.kep. NS yang menjadi pemateri Dalam kegiatan Launching tersebut. Lebih lanjut beliau mengungkapkan apa pentingnya posyandu jiwa ini dilakukan di Desa antara lain: 1. Menurunkan angka kekambuhan pada masalah kejiwaan( ODMK) yang meliputi penurunan tanda gejala, peningkatan kemandirian, dan produktivitas. 2. Mempertahankan kondisi sehat jiwa dengan kemandirian dan produktivitas. 3. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam menurunkan stigma bagi Orang dalam gangguan mental atau ODGJ. 4. Mencegah terjadinya Pemasungan bagi yang menderita. Lebih lanjut beliau mengungkapkan sasaran pokok kegiatan posyandu sbb: 1. Peningkatan Gizi bagi sasaran. 2. Terapi individu dan kelompok bagi sasaran . 3. Penanggulangan Kekambuhan dan Kesembuhan. 4. Peningkatan ketrampilan hidup. 5. Penurunan Stigma keluarga dan masyarakat dalam relasi sosial. Terhadap hal ini kepala Desa liang Sola Adrianus Harsi berkomitmen untuk menjadikan Isu ini dalam kebijakan Desa tahun 2023 melalui pos anggaran 3 porsen Dana Operasional Desa dari pagu anggaran. Karena itu Adrianus Harsi Alumnus Sekolah Demokrasi Manggarai Barat ini melihat secara serius agar Ketimpangan kebijakan bagi yang menderita mental tidak terjadi dan dirasakan ditengah tengah masyarakat. Turut hadir dalam kesempatan itu pendamping Desa Angelus S. Suhadi bersama kader pemberdayaan manusia dan lingkaran pemdes Desa liang Sola ( kepala dusun, dan staf / perangkat Desa). Kegiatan tersebut ditutup dengan Rencana Tindak Lanjut ( RTL) dalam pelaksanaan posyandu kesehatan mental selanjutnya. Sesuai kegiatan Babinkamtibmas Desa Liang Sola Ardianus Don Bosko ( Bripka NRP 78010828) menyambangi sasaran kesehatan mental yang sedang di pasung di dusun 04 Waemata Desa Liang Sola.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BELIS MANGGARAI SEAKAN MENJAJAH KEMISKINAN ORANG MANGGARAI

Tulisan ini mengkaji tentang perubahan nilai belis dalam kebudayaan masyarakat Manggarai Flores Nusa Tenggara Timur. Perubahan nilai belis ini berangkat dari kondisi yang menjadi perdebatan pada kalangan masyarakat Manggarai. Makin mahalnya jumlah belis yang diberikan kepada pihak keluarga mempelai wanita menjadi beban ekonomi bagi keluarga mempelai pria. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui mengapa terjadinya perubahan belis serta bagaimana praktek, pengaruh, dan perubahan belis di Manggarai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi partisipasi, wawancara mendalam, dan juga dengan studi kepustakaan. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur. Penelitian tentang perubahan nilai belis dalam masyarakat Manggarai ini dilakukan dalam waktu satu bulan yaitu bulan November 2017. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perubahan nilai belis dalam masyarakat Manggarai adalah akibat dari adanya masyarakat yang ingin menguntungkan d...

JEJAK SEJARAH BERDIRINYA LUMBUNG PADI LEMBOR

Lembor dikenal sebagai lumbung pangan serta panen raya padi di Borong oleh Presiden Soeharto itu masa saya. Saya tidak bangga, tetapi pada masa kepemimpinan saya rakyat tidak lapar. Bahkan beras mulai suplai keluar daerah” Demikian kata Frans Dulla Burhan, Bupati Manggarai periode 1978-1989. Namun demikian kesuksesannya bukan tanpa problem. Beberapa saat setelah pelantikannya sebagai bupati pada 1 November 1978, Manggarai Raya dihantam kelaparan hebat.gambar-bupati Tanggap akan situasi itu, Dulla Burhan tidak hanya memberi bantuan darurat berupa 250 ton beras kepada rakyat, tetapi juga semua lokasi yang berpotensi untuk areal persawahan dibuka. Secara gotong royong warga membangun irigasi dan selokan. Namun demikian, dalam catatan sejarah pertanian Manggarai Raya, bukan Dulla Burhan yang menjadi peletak dasar pertanian modern, tetapi bupati sebelumnya yakni Frans Sales Lega (1968-1978). Dalam upaya untuk melawan kemiskinan Sales Lega tidak hanya menginvestasikan pembangunan jangka panj...