Langsung ke konten utama

Musyawarah Masyarakat Desa(MMD)atau yang disebut Lonto Leok Kesehatan


DESA LIANG SOLA Musyawarah Masyarakat Desa(MMD)atau yang disebut Lonto Leok Kesehatan Jumaat, 18 November 2022 Bertempat di Tenda Rembuk stunting Desa Liang Sola telah diadakan musyawarah masyarakat desa untuk membahas isu-isu kesehatan masayrakat Desa Liang Sola. Kepala Desa Liang Sola Adrianus Harsi dalam sambutan membuka kegiatan mengharapkan seluruh elemen peserta rapat agar memaksimalkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk berpikir bersama dan sama-sama bekerja menyelesaikan persolan kesehatan masyarakat desa Liang Sola. sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mengikuti kegiatan ini walau cuaca tidak bersahabat. Kegiatan yang berlangsung pada pukul. 17.00 Wita-21.30 Wita. perwakilan PKM Wae Nakeng Veronika Y. Tandang mewakili kepala Puskesmas Wae Nakeng memaparkan persolan-persolan kesehatan masyarakat desa Liang Sola, secara umum kepada peserta forum musaywarah desa untuk didiskusikan secara bersama dalam forum rapat tersebut. Basis data yang dibahas adalah hasil kegiatan Survei Mawas Diri(SMD) Pada bulan Agustus Tahun 2022. Dari beberapa persolan kesehatan masyarakat Desa Liang Sola yang paling mendapat sorotan dan penekanan dalam diskusi adalah jumlah bayi gizi kurang, jumlah anak Stunting, jumlah bumil kek,Persolan pemeriksaan Kehamilan setelah tiga bulan, dan pola asuh pada bayi dan balita.Terhadap permasalahan ini Kepala Desa menekankan kepada semua pihak untuk bekerja keras agar permasalahan ini menajdi agenda utama dalam anggaran pendapatan belanja Desa Liang Sola tahun 2023. Langkah-langkah konkrit dalam penyelesain permasalahan mualai dari komitmen anggaran, komitmen monitoring dan komitmen kolaborasi lintas sektor yang ada dalam desa dan supra desa. Lebih

 

Lanjut Adrianus Harsi Mengharapakan agar angka stunting saat ini 22 anak pada bulan bakti penimbangan Februari Tahun 2023 harus menyentuh angka belasan, terhadap komitmen ini para kader yang hadir siap mewujudkan mimpi kepala Desa Liang Sola. KPM Desa Liang Sola Margareta Elen,S.Pd selaku kordiantor para kader 
sedesa Liang Sola siap mensuplay data secara akurat kepada bapak desa selaku kuasa pengguana anggaran agar menjadi acuan dalam pengangaran. Forum Musyawarah Desa (Lonto Leok) dihadir oleh elemen-elemen masyarakt sebagi berikut; Toko Adat Desa Liang Sola, Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan, PKK Desa Liang Sola,Tokoh Pendidik, Forum Anak Desa Liang Sola, Komunitas Intelektual Desa Liang Sola, Para Kader Sedesa Liang Sola, RT Dan Kepala Dusun Sedesa Liang Sola. Dinamika yang alot saat sesi diskusi berlangsung yang di mulai dari pembagian diskusi kelompok dan diskusi forum. Perwakilan Kepala PKM Wae Nakeng Aventinus A. Sarjo mengapreasiasi peserta forum musyawarah yang sangat aktif dan komunikatif. kegiatan ditutup dengan makan malam bersama secara kekeluargaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BELIS MANGGARAI SEAKAN MENJAJAH KEMISKINAN ORANG MANGGARAI

Tulisan ini mengkaji tentang perubahan nilai belis dalam kebudayaan masyarakat Manggarai Flores Nusa Tenggara Timur. Perubahan nilai belis ini berangkat dari kondisi yang menjadi perdebatan pada kalangan masyarakat Manggarai. Makin mahalnya jumlah belis yang diberikan kepada pihak keluarga mempelai wanita menjadi beban ekonomi bagi keluarga mempelai pria. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui mengapa terjadinya perubahan belis serta bagaimana praktek, pengaruh, dan perubahan belis di Manggarai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi partisipasi, wawancara mendalam, dan juga dengan studi kepustakaan. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur. Penelitian tentang perubahan nilai belis dalam masyarakat Manggarai ini dilakukan dalam waktu satu bulan yaitu bulan November 2017. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perubahan nilai belis dalam masyarakat Manggarai adalah akibat dari adanya masyarakat yang ingin menguntungkan d...

Desa Liang Sola melaksanakan Launching posyandu Kesehatan Mental

Desa   Liang   Sola  melaksanakan Launching posyandu Kesehatan Mental. Senin 30 Januari 2023 bertempat di Kantor Desa Liang Sola mengadakan kegiatan Launching Posyandu Kesehatan Mental atau Yang sering disebut ODGJ. Kepala Desa Liang Sola Adrianus Harsi dalam membuka kegiatan menyampaikan Kepada forum launching menyampaikan bahwa Kegiatan ini sebagai bentuk dimulainya perhatian dan keseriusan hadirnya Negara dalam mewujudkan masyarakat Sehat baik jasmani maupun Rohani, salah satunya adalah Perhatian bagi yang mengalami persoalan kesehatan mental atau yang sering disebut ODGJ. Data ODGJ Desa Liang Sola 7 jiwa dan 1 sedang di pasung. Berangkat dari realitas ini Kepala Desa Liang Sola, melalui Dana Desa tahun 2023 secara serius menganggarkan perhatian terhadap kondisi real warganya yang mengalami persoalan kesehatan mental. Dalam sambutannya Adrianus Harsi menyampaikan permohonan maaf kalau selama ini kelompok Rentan seperti ODGJ tidak dalam perhatian pemerintah. Dengan penu...

JEJAK SEJARAH BERDIRINYA LUMBUNG PADI LEMBOR

Lembor dikenal sebagai lumbung pangan serta panen raya padi di Borong oleh Presiden Soeharto itu masa saya. Saya tidak bangga, tetapi pada masa kepemimpinan saya rakyat tidak lapar. Bahkan beras mulai suplai keluar daerah” Demikian kata Frans Dulla Burhan, Bupati Manggarai periode 1978-1989. Namun demikian kesuksesannya bukan tanpa problem. Beberapa saat setelah pelantikannya sebagai bupati pada 1 November 1978, Manggarai Raya dihantam kelaparan hebat.gambar-bupati Tanggap akan situasi itu, Dulla Burhan tidak hanya memberi bantuan darurat berupa 250 ton beras kepada rakyat, tetapi juga semua lokasi yang berpotensi untuk areal persawahan dibuka. Secara gotong royong warga membangun irigasi dan selokan. Namun demikian, dalam catatan sejarah pertanian Manggarai Raya, bukan Dulla Burhan yang menjadi peletak dasar pertanian modern, tetapi bupati sebelumnya yakni Frans Sales Lega (1968-1978). Dalam upaya untuk melawan kemiskinan Sales Lega tidak hanya menginvestasikan pembangunan jangka panj...